Thursday, 24 April 2014

Mengembalikan system restore service yang hilang

mengembalikan system restore service yang hilang

Mengembalikan System Restore Services Yang Hilang
System restore dibuat oleh Microsoft mulai Windows Me. Fungsi utama System Restore ini adalah sebagai program backup Windows, agar bila terjadi masalah yang tidak diinginkan sistem bisa kembali normal. Karena fungsinya mem-backup sistem, tentunya program ini sangat penting untuk kelancaran sistem Windows Anda. Namun, pernahkah Anda kehilangan fungsi ini dari Windows Anda? Ketika Anda mengklik kanan "My Computer" dan memilih "Properties", Anda tidak lagi menemukan tab "System restore" di dalamnya. Atau saat Anda membuka "Start | Run | Services.msc" system restore dalam keadaan "Stopped". Ketika Anda ingin menjalankan kembali dengan menekan tombol "Start",Windows memberikan pesan kesalahan "Folder is not Empty".

Bagaimana Anda bisa menggunakan fungsi ini untuk proses backup, jika Anda tidak menemukan fungsi ini di dalam sistem Windows? Biasanya masalah hilangnya "System restore" ini akibat adanya file "corupt" pada folder "System Volume information" yang berada di dalam "Drive Letter". Untuk memecahkan masalah ini Anda harus memprosesnya dari "Drive Letter" tertinggi dahulu. Jadi jika Anda memiliki drive "C", "D", dan "E", Anda harus memulainya dari drive "E" terlebih dahulu. Ubah nama folder "System Volume Information" dengan mengklik kanan folder tersebut pada drive "E" dan pilih fungsi "Rename". Ubah namanya menjadi "System VolumeInfo". Lakukan juga pada drive lainnya. Kemudian lakukan "Restart" komputer Anda. Ketika sistem telah kembali, hapus semua folder "SystemVolumeInfo" tadi. Setelah Anda lakukan restart sekali lagi, lihat kembali "MyComputer | Properties". Kini, tab "System restore telah kembali dan siap digunakan kembali.


System Restore itu apa yaa??
System Restore itu apa ya?????



Berbeda dengan back up system restore hanya mempengaruhi sistem komputer anda saja, selebihnya tidak. System restore sangat dapat menjadi jalan alternatif ketika sistem pada komputer Anda bermasalah.

System Restore bukan fitur baru dalam Windows XP. Bukan juga fitur yang sangat lama. System Restore sudah mulai diperkenalkan sejak Windows Me diluncurkan. System Restore memungkinkan seorang administrator untuk mengmbalikan system pad kondisi sebelumnya tanpa kehilangan data personal. Tindakan ini biasanya dilakukan bila perubahan yang di berikan/terjadi pada sistem Anda membuat sistem menjadi tidak stabil atau tidak sebagaimana mestinya.
System Restore memperhatikan setiap perubahan yang terjadi sistem. Dan selalu memberikan tanda pada saat perubahan terjadi. Selain mencatat perubahan sistem, System Restore juga melakukan pencatatan sendiri yang dinamakan Restore Checkpoint.
Restore Checkpoint adalah titik diman pemeriksaan dilakukan oleh komputer Anda, atau juga dapat dikatakan titik waktu dimana komputer melakukan Capture terhadap system.
Anda juga dapat mengembalikan kondisi system pada kondisi-kondisi sebelumnya dimana komputer memiliki catatannya. Catatan dilakukan sampai tingkat ketelitian detik. Restore Checkpoint juga dapat Anda lakukan secara manual dengan dilengkapi keterangan tersendiri.
System Restore tidak hanya melakukan restorasi harddisk yang digunakan untuk operating sistem dja, melainkan semua partisi harddisk. Sebab biasa nya Anda menginstal sebuah program pada partisi yang berbeda dengan letak oprating sistem Anda.
Pembahasan selanjutnya mengenai System Restore hanya akan terbatas pada Windows XP saja.

Aktivasi System Restore
Bagaimana mengaktifkan system restore?
Sebenarnya secara standar, sytem restore akan aktif dengan otomatis, segera setelahWindowa berhasil diinstal. Aktifnya system restore membutuhkan minimal 200 MB pad setiap partisi. Jika ruang yang ada minimal ada tidak mencukupi maka secara otomatis *** system restore akan dinonaktifkan, sampai kapasitas ruang kembali mencukupi.
Bagaimana bila ingin mengkontrol (mengaktifkan atau mematikan) System Restore?
Proses kontrol ini dapat dilakukan secara manual, bila Anda inginkan. Caranya ikuti langkah berikut :
1) Klik kanan pada My Computer, lalu pilih Propertis
2) Pada jendela Propertis, pilih halaman System Restore
3) Pada halaman ini, Anda dapat mematikan semua Sytem Restore pada partisi dengan memberikan tanda centrang pad opsi Turn off system restore on all drives(dibagian paling atas). Atau secara manual mematikan System restore satu persatu pad masing masing partisi. Caranya :
a) Pilih partisi yang ada di kolom Available drives. Lalu tekan tombol setting di sebelah kanan
b) Kemudian berikan tanda centrang pad opsi turn off System restore on this drive
c) Sebagai catatan : pada partisi dimana Windows di instal hal ini dapat dilakukan. Satu-satunya cara mematikan partisi ini adalah dengan mengikut langkah ketiga dimana system restore pada semua partisi ikut dimatikan.
Dapatkah kapasitas system restore di kecilkan?
Dikecilkan tidak mungkin. Namun bisa diperbesar tergantung pada besar harddisk yang digunakan. Maksimal sampai 12% kapasitas harddisk. Jika catatan yang dimiliki oleh system restorre terus bertambah maka secara otomatis system restore akan menghapus catatan terlama, ketika ada catatan terbaru akan masuk.
Bila ingin mengatur ruang untuk system restore Anda dapat melakukannya pada System Restore Setting yang ada pada propertis My Computer (perhatikan pertanyaan kedua). Berikut langkah detailnya
1) Pilih partisi (dalam kolom Available drives) yang akan Anda tentukan kapasitas system restore-nya
2) kemudian tekan tombol setting. Setelah itu tentukn persentase kapasitas yang diinginkan.

Apakah kerja system restore dapat mempengaruhi kinerja sistem komputer itu sendiri?
Tidak. System restore tidak bekerja non-stop secara terus menerus ia hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja untuk dapat melakukan pencatatan (system snapshot). Dan pencatatan ini juga dilakukan hanya pada saat komputer dalam keadaan menyala, namun tidak sedang digunakan.

Siapa saja yang dapat menggunakan system restore ?
Hanya user yang memiliki hak administrator saja yang dapat melakukan restorasi sistem. Juga untuk melakukan pengaturan sistem restore(pertanyaan kedua dan ketiga).
Meskipun demikian pencatatan restore point yang dilakukan secara otomatis oleh komputer akan tetap berjalan, dengan menggunakan hak login siapa saja.

Hanya sistem saja
apa saja yang direstorasi oleh system restore?
Yang di restorasi oleh system restore hanya file yang ada pad sistem saja. Selebihnya tidak. Berbeda dengan fitur back-up yang menyimpan data personal.
Meskipun demikian, bukan berati sistem anda kembali menjadi nol atau ter-reset. Misalnya saja password pada Windows yang tidak akan ikut terrestorasi. Begitu *** password yang ada pada cache memory internet explorer anda.
Namun, lain halnya dengan password yang ada pada program-program. Misalnya password untuk login ke Yahoo!. Umumnya Anda yang mengaktifkan fitur remember user name and password atau automatically login, tidak akan dapat melihat password Anda masih tertulis disana, kolom password ini kosong.
Jangan panik. Karena password pada aplikasi semacam ini umumnya disimpan pada server luar komputer Anda, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Cukup masukan login dan password yang sama, Anda pun dapat mengakses kembali ke Yahoo! Messenger Anda.

Apalagi yang direstorasi dan yang tidak direstorasi oleh sytem restore?
Berikut adalah data lain yang direstorasi oleh sytem restore :
1) Perubahan yang ada dalam registry
2) Profil local
3) COM + DB
4) WFP.dll cache
5) WMI DB
6) IIS Metabase

Dan berikut dalah data lain yang tidak direstorasi dengan system restore :
1) Setting pada DRM
2) Setting pada WPA
3) Data pada folder redirect program.

Bagaimana dengan aplikasi?apakah system restore akan melakukan uninstal pada aplikasi tersebut?
Aplikasi yang sudah diinstal tidak di-uninstal oleh system restore. Apalagi jika aplikasi tersebut memangtidak dimonitor oleh system restore. Oleh sebab itu, ada baiknya bila Anda meng-uninstall terlebih dahulu aplikasi yang akan dihilangkna, kemudian lakukan system restore.
Pada aplikasi, system restore hanya akan menghilangkan perubahan-perubahan baik yang terjadi pada sistem karena aplikasi tersebut maupun pada registry. Serta menghapus semua file tambahan yang berkaitan dengan aplikasi tersebut.

Ingat bahwa system restore berbeda dengan back up
Untuk data personal baik yang tersimpan dalam My Document setiap profil atau data pada partisi terpisah, tidak akan mengalami perubahan apapun. Karena memang system restore tidak mengamati file-file seperti itu.(doc,JPEG, dan sebagainya)

Restore Point
Pada saat kapan saja restore point dilakukan?
Tidak ada waktu pasti kapan restore point dilakukan. Yang pasti pembuatan restore point yang dilakukan secara otomatis oleh komputer hanya dilakukan bila komputer idle. Dan untuk proses ini komputer akan selalu stand by. Sehingga kapan saja(setiap hari sekalipun)komputer idle, system restore baru membuat restore point.

Bagaimana membuat restore point?
Cara membuat restore point secara manual adalah sebagai berikut:
1) Tekan menu start
2) Pilih All Program, Accecoris, System Tools, System Restore.
3) Setelah System restore Wizard terbuka berikan tanda pada create a restore point, dan tekan tombol next
4) berikan nama pada restore point yang Anda buat, tekan Next
5) kemudian tekan tombol create. Restore point yang Anda buat akan dicatat sebagai restore point pada jam dan waktu pembuatan dilakukan.

Bagaimana menghapus restore point?
Penghapusan restore point hanya dapat dilakukan sekaligus untuk semua restore point kecuali restore point yang paling terakhir dilakukan. Kecuali Anda menonaktifkan system restore – penonaktifan akan membuat restore point hilang semua. Klik kanan partisi dimana restore point ingin dihapus, lalu pilih propertis. Kemuadian tekan tombol Disk Clean Up dan buka halaman More Option. Setelah itu pada bagian System Restore tekan tombol Clean Up.

Bagaimana menjalankan system restore ?
System restore dapat digunakan baik dalam modul normal atau safe mode. Untuk mengakses system restore dari modul normal:
1) Pilih menu Start, All Program, accessories, System Tools, System Restore.
2) Setelah itu pada opsi dikanan atas pilih Restore My Computer to an earluer time. Tekan Next.
3) Tentukan waktu dimana system ingin dikembalikan.
4) Jika sudah yakin terus Next, sampai kemudian system restore akan berjalan.
5) Setelah selesai menjalankan restorasi akan muncul layar memberikan laporan.

Untuk menjalankan system restore pada halaman safe mode, Anda dapat langsung menekan opsi tersebut pada saat akan masuk dalam safe mode. System Restore dalam safe mode sangat berguna bila ternyata kerusakan yang ada membuat Anda tidak dapat melakukan booting sebagaimana normalnya. Sehingga dapat kembali dengan mudah ke keadaan sebelum booting gagal.
Bagaimana? Sekarang Anda sudah mengetahui apa manfaat System Restore. Tidak ada salahnya lagi menggunakan System Restore ini dari pada harus berkali-kali menggunakan opsi repair atau perbaikan yang ada pada Windows. Proses System Restore hanya memakan waktu sebentar. Setelah System Restore dijalankan, komputer akan me-restart dan login dalm modul biasa. Bila sudah seperti ini, maka komputer sudah dapat digunakan kembali.

Catatan :
Setiap kali selesai menyingkirkan sebuah virus, sebaiknya Anda mereset System Restore Anda. Agar pada saat System Restore dijalankan, virus tidak tersimpan atau terinstal kembali. Cara me-reset System Restore adalah dengan cara menonaktifkan sementara lalu mengaktifkannya kembali dengan segera.
Hal ini dikarenakan untuk virus-virus tertentu, mereka akan kembali terestorasi begitu System Restore di jalankan. Oleh sebab itu, harus benar-benar diperhatikan ketika Anda terfikir untuk menjalankan System Restore.

Solusi Memperbaiki File Yang Korup Pada Laptop

Solusi Mengatasi Masalah
"Ada File Patch Yang Korup, Silahkan Coba Sesaat Lagi [0X82000027]"

1. PBLauncher
Terinfeksi
virus, Biasa Virus kategori Ringan [Trojan, W32/sality/Kido] Ini bisa d
perbaiki dengan melakukan menghapus File Utama PB / mengUNINSTAL PB 
yang ada dan lakukan Instal Patch Update terbaru terbaru / dengan 
melakukan Copas dari Komputer yg msh bisa jalan.

Klo Cara di atas tetap tidak bisa pakai cara kedua

2. System
Komputer[Directory
C:].terkena virus conflicker [Trojan, W32/sality/Kido] Klo virus ini 
sudah menjangkit kmputr terlalu dalam akan membuat file autorun/Exe 
automatis pada dir C: apalagi klo kmputer terhubung dengan jaringan/LAN 
virus akan cukup cpt menyebar melalui file Sharing


Gejala di komputer yang bisa dilihat adalah:

1. Tidak bisa akses domain name web security & tidak bisa update antivirus.
Ini salah satu ciri khas dari conficker. Coba cek dengan akses pada beberapa web security Berikut

[You must be registered and logged in to see this link.]
[You must be registered and logged in to see this link.]
[You must be registered and logged in to see this link.]


Bandingkan dengan akses melalui ip dari web tsb.

[You must be registered and logged in to see this link.] [Microsoft]
[You must be registered and logged in to see this link.] [Kaspersky]
[You must be registered and logged in to see this link.] [Norman]


Jika
browser anda tidak bisa mengkases situs tersebut di atas dengan 
mengetikkan alamat situsnya TETAPI bisa diakses jika mengetikkan alamat 
Ipnya, maka yakin bahwa kompternya terinfeksi Conficker (99 %). Hal ini 
dilakukan oleh Conficker dengan cara melakukan patch pada DNS Query, 
sehingga jika mengakses DNS tertentu akan diblok oleh conficker.

2. Mematikan dan men-disabled beberapa Service Windows.
Untuk
memudahkan infeksi secara efektif, Conficker mematikan beberapa 
services seperti Automatic Updates (wuauserv), Background Intelligent 
Transfer Service (BITS), Error Reporting Service (ERSvc), Help and 
Support (helpsvc), Security Center (wscsvc).

3. Membuat service baru dan berjalan dengan mendompleng svchost.
Hal ini bertujuan agar mudah aktif dan menginfeksi komputer lain serta mendownload file virus.

4. Membuat rules firewall baru.
Hal
ini digunakan agar conficker dapat keluar (menginfeksi komputer lain) 
dan masuk (update virus baru) dengan mudah. Conficker menggunakan port 
antara 1024 s/d 10000. jika port yang digunakan virus sama dengan 
program aplikasi kita, maka aplikasi tersebut akan terganggu.

5. Membuat scheduled task.
Hal
ini digunakan agar tetap running pada komputer yang terinfeksi. Agar 
optimal, Conficker membuat beberapa scheduled task agar running setiap 
saat.

6. Disable Show Hidden File & System Restore.
Hal 
ini digunakan agar korban tidak mudah melakukan pembersihan pada virus 
yang sudah masuk dan berhasil menginfeksi komputer maupun drive flash / 
external.

7. Disable System Restore.



Beberapa tool yang bisa membantu dalam membersihkan Komputer :
1) Kaspersky AVP Removal Tool
2) Norman Malware Cleaner [ini yg saya pakai]
Karena
kmptr yg terinfeksi g bisa download software ini jd hrus mendwonload 
dari kmptr yg bisa buka "norman.com" dan simpan dengan nama "Norman 
Malware Cleaner.cmd" jgn EXE nti g bisa jaln d kmptr yg terinfeksi 
virus. nb : download dari situs resminya yang up to date
3) McAfee AVERT Stinger
4) Microsoft Malicious Software Removal Tool

Cara Mengatasi :

1. Matikan System Restore & Lepas koneksi LAN / Jaringan
2. Buka Notepad Copykan Script Berikut Dan Save Dng Nama = repair.inf

Spoiler

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Nobody

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM,
SoftwareCLASSESbatfileshellopencommand,,,"""%1""
%*"
HKLM,
SoftwareCLASSEScomfileshellopencommand,,,"""%1""
%*"
HKLM, SoftwareCLASSESexefileshellopencommand,,,"""%1""
%*"
HKLM,
SoftwareCLASSESpiffileshellopencommand,,,"""%1""
%*"
HKLM, SoftwareCLASSESregfileshellopencommand,,,"regedit.exe
"%1""
HKLM,
SoftwareCLASSESscrfileshellopencommand,,,"""%1""
%*"
HKLM, SOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon, Shell,0,
"Explorer.exe"
HKLM, SYSTEMControlSet001ControlSafeBoot, AlternateShell,0,
"cmd.exe"
HKLM, SYSTEMControlSet002ControlSafeBoot, AlternateShell,0,
"cmd.exe"
HKLM, SYSTEMCurrentControlSetControlSafeBoot, AlternateShell,0,
"cmd.exe"
HKLM, SYSTEMCurrentControlSetServiceslanmanserverparameters,
AutoShareWks,0x00010001,0
HKLM, SYSTEMCurrentControlSetServiceslanmanserverparameters,
AutoShareServer,0x00010001,0
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer,
NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionpoliciesExplorer,
NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

[del]
HKCU,
SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem,DisableRegistryTools
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem,DisableTaskMgr
HKLM,
SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem,DisableRegistryTools
HKLM, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem,DisableTaskMgr


3.
Restart komputer yg ter infeksi tekan F8 masuk Safe Mode double Klik 
"Norman Malware Cleaner.cmd" yg sudah anda download tadi karena dalam 
keadaan safe mode jadi agak lambat prosesx tunggu aja 15 menit pasti 
kebuka Lalu start scan tunggu sampai selesai (lama mode on)
4. Setelah Selesai Scanx , Klik kanan Repair.Inf pilih Install
5. Restart Komputer
6. Coba tancapkan lagi LAN & Jalankan PB sekali lagi


klo berguna Kasih ++

Tips Menjaga Stamina Komputer

Tips Menjaga Stamina Komputer 


Menjaga Stamina KomputerKomputer anda butuh pengaman yang lebih serius agar terhindar dari berbagai “penyakit” yang berbahaya untuk kesehatan komputer. Namun, sebelum anda membaca lebih jauh tentang pembahasan artikel ini alangkah baiknya jika anda pahami terlebih dahulu agar tidak salah memahami bahwa penanganan perawatan komputer tidak akan berjalan sempurna jika anda ternyata tidak merawat sendiri sistem operasi komputer anda, tidak ada yang kerusakan yang fatal jika anda bisa menggunakan dengan baik.
Trik kecil ini hanya membantu anda yang ingin menjaga komputer dari bahaya sebelum benar- benar terjadi kerusakan sistem komputer.
Baik, kita langsung saja pada pembahasan keamanan komputer. Sebenarnya kerusakan komputer banyak sebabnya bisa karena kerusakan komponen, kerusakan hardware, kesalahan manusia (human error), kerusakan software, serangan spyware, virus, Trojan, hacker, phishing, dan malware.
Pembahasan kali ini tidak membahas kerusakan fisik, melainkan condong pada langkah-langkah mengamankan dari serangan jahat virus, worm, Trojan dan lain sebagainya.
Kenapa bisa kena serangan virus dan sebagainya?
Masalahnya sepele yaitu komputer sering berinteraksi dengan internet tanpa perlindungan ekstra sebagai tameng. Ketika mengunduh file, membaca email, menggunakan software bajakan yang tanpa sengaja telah dipantau oleh spyware jahat, atau software yang telah disusupkan untuk menyerang dari lambat.
Apa ciri- ciri komputer terserang virus?
  • Komputer berjalan lebih lambat dan berat dari sebelum terkena virus
  • Komputer sering hang tanpa sebab seolah- olah komputer mengalami penyakit komplikasi yang berat padahal anda tidak sedang menjalankan program aplikasi yang berat dan hardware komputer sedang tidak dalam masalah kerusakan.
  • Komputer sering mengalami restart atau crash dan sering muncul pesan error “don’t send”. Kondisi tertentu setelah restart komputer tidak bisa lagi login ke Windows lagi.Microsoft Office Power Point Windows
  • Komputer Anda berjalan lebih lambat dari biasanya.
  • Menu Run, Search disembunyikan oleh virus. Bertujuan agar admin benar- benar dibuat lumpuh oleh virus.
  • CTRL+ALT+DEL tidak bisa digunakan sudah pasti harus melakukan Hard Reset
  • Regedit dan MSCONFIG di disabledRegistry Windows
  • Folder asli pada komputer anda disembunyikan dan diganti dengan file virus. Bertujuan untuk menggandakan dan mengelabui user jika file yang diklik tersebut dikira file yang sesungguhnya.
  • Menu Tools -> Folder Options di Windows Explorer hilang.
  • Komputer sering berhenti atau tidak merespon.
  • Komputer tiba-tiba restart atau crash dan ini terjadi beberapa menit sekali.
  • Aplikasi komputer tidak berjalan dengan semestinya dan sering error.
  • Muncul File dengan Icon Folder tetapi mempunyai file type .exe
  • Hardisk atau disk drive tidak bisa diakses. Penyebab terparah ketika komputer telah “sekarat” karena virus sering mengganggu kinerja yang awalnya hanya masalah sepele karena sering hard reset dan bahkan mematikan tanpa shut down, dapat berakibat harddisk rusak.
  • Aktivitas print tidak bekerja dengan semestinya.
  • Sering terjadi pesan error yang aneh dan tidak biasanya.
  • Sering terlihat menu atau dialog box yang rusak.
  • Terdapat Duplikasi nama folder di dalam folder tersebut.
  • Komputer selalu mengeluarkan pesan dari mana virus ini berasal.
Hal di atas merupakan gejala umum dan ciri-ciri komputer terkena virus , tetapi itu bisa juga terjadi akibat dari gangguan pada hardware atau juga software. Solusi utamanya ialah dengan melakukan instalasi antivirus yang selalu Up To Date, maksudnya adalah antivirus yang bisa diupdate. jadi antivirus yang bagus bukan lah kata pakar atau ahli, tapi antivirus yang bagus adalah antivirus yang bisa diupdate. Jangan terlalu sering copy data dari warnet, biasanya warnet adalah sarang virus.
Menurut laporan www.dshield.org sebuah perusahaan nirlaba sekuritas jaringan di dunia, melaporkan perkembangan terakhir bahwa 1, 1 milyar user terjangkiti dan disusupi oleh malware setiap bulannya. Wow, berita yang sangat mengejutkan. Cara yang dilakukan oleh dshield.org melacak dengan scanning port sistem yang sedang terbuka pada komputer yang melibatkan hacker untuk mengetahuinya. Setelah port komputer terbuka barulah catatan/ log dshield menghitungnya. Bisa anda bayangkan begitu mudahnya seorang hacker menyusup dan memata matai kegiatan anda tanpa sadari. Selain itu pula dshield memberikan rincian waktu Operasi Sistem yang paling cepat di bobol adalah windows (128 menit) dan terlama adalah keluarga Unix (3648 – 5432 menit).
Jadi, singkatnya jika anda pengguna setia operasi sistem berbasis Windows anda akan diserang dan terinfeksi oleh spyware dan malware dalam waktu kurang lebih 2 jam.
Berikut beberapa langkah mudah melengkapi postingan terdahulu tips menjaga stamina komputer bagian 1, yang dapat anda lakukan segera untuk melindungi komputer kesayangan.
1. Jangan menjalankan program asing di komputer anda
Kedengarannya seperti aneh, tetapi perlu anda ketahui bahwa penyebaran virus paling besar yakni ketika seseorang menjalankan program yang terkandung malware, spyware, dan worm.
2. Batasi akses komputer secara langsung
Jika komputer anda berisi data penting yang sangat anda butuhkan jangan biarkan semua orang bisa menggunakannya meskipun anggota keluarga anda, kecuali anda telah yakin akan resikonya.
3. Gunakan password yang multi karakter
Penggunaan password yang lemah sering kali mudah untuk di jebol oleh pihak jahat. Jangan pergunakan password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, alamat rumah, nama anda, nama hewan, nama anak, nomer handphone, dan sebagainya. Melainkan kombinasikan antara huruf (huruf kecil/ huruf besar) dan angka.
Keybowrd komputer
Pergunakan satu password (yang mudah diingat) hanya untuk satu akun saja, JANGAN pergunakan satu password untuk semua akun website (seperti Facebook, Gmail, Yahoo, Twitter, dan lainnya passwordnya sama).
4. Sering update sistem operasi Windows
Ssetiap harinya virus dan Trojan selalu melakukan update untuk mencari dan menyerang kelemahan sistem operasi yang lama dan belum terupdate, jika anda belum update maka sistem operasi anda akan menjadi santapan lezat virus.
5. Back up
Tak bosan- bosan untuk meminta anda melakukan backup secara teratur file penting kedalam kepingan CD/ DVD.
Sebenarnya dalam kondisi normal sistem windows sudah mencukupi untuk tingkat keamanannya, namun jika anda marasa lebih nyaman silahkan tambahkan dengan software keamanan yang komprehensif.
Memilih Software Antivirus
Agar tidak salah pilih antivirus yang bagus sebaiknya anda tentukan software sesuai kebutuhan seperti dibutuhkannya proteksi password untuk akses internet? Apakah penggunanya anda seorang atau berbarengan dengan yang lain? Berapa lama intensitas pemakaian komputer? Apa persyaratan sistem anda? Berapa budget anda untuk membelinya?
Setelah anda mampu untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan di atas anda bisa memilih aplikasi pengaman sesuai kebutuhan. Tersedia berbagai antivirus yang handal di pasaran internasional, tetapi kami hanya merekomendasikan 2 program yang paling popular.
1. AVG AntiVirus
Banyak kalangan dari IT professional yang merekomendasikan dan menggunakan AVG AntiVirus untuk Windows 7 sebab sangat fungsional sekali dan mudah digunakan membasmi virus. Tersedia versi freeware yang tidak kalah dengan versi Premiumnya ada antispyware, scanner email, link scanner, jadwal scanning komputer, update otomatis, dan banyak lagi. Bagusnya lagi anda tidak perlu membayar sedikitpun ketika mendownload dan sudah mendapatkan program gratis yang handal sekali.
Anti Virus AVG pada OS Windows
Jika anda memliki budget lebih sebaiknya anda menggunakan versi PREMIUM dengan keutamaan yang lebih hebat lagi. AVG Anti-Virus Free bisa digunakan pada Windows 7, Windows Vista, Windows XP, dan Windows 2000.
2. Kaspersky AntiVirus 2012
Sebuah program paket perlindungan komprehensif yang dirancang untuk menjaga terhadap worm, virus, spyware, adware dan program berbahaya lainnya. Program ini sangat direkomendasikan oleh banyak pengguna ahli. Caranya penggunaanya sangat mudah sebab minim sekali resiko kesalahannya.
Anti Virus Kasperskey pada Sistem Operasi Windows
Sayangnya, Kaspersky Antivirus tidak tersedia versi gratisnya, sehingga anda harus merogoh kantong lebih dalam untuk mencobanya.
Itulah kilasan utama tentang pengaman komputer yang harus dilakukan sendiri tanpa dilakukan oleh teknisi. Pencegahan lebih baik sebelum memperbaikinya, jika memang terlanjur kerusakan yang parah akibat ulah virus sebaiknya harus ditangani oleh ahlinya agar kerusakan tidak berlanjut, kecuali memang adanya bertekad memperbaiki sendiri dengan menanggung resikonya.


Read more: http://blog.fastncheap.com/lanjutan-tips-menjaga-stamina-komputer-bagian-ke-2/#ixzz2zqXAB95y

Cara Memperbaiki Komputer Yang Korup

Solusi Darurat Ketika Akun OS X Mendadak Tidak Berfungsi Atau Korup

Mac OS X menjadi mainan baru bagi para pecinta Apple. Sistem operasi terbaru ini diklaim sangat stabil dan durable. Tingkat error tidak bisa dikatakan 0% tapi bisa dibilang mendekati angka tersebut. Lalu, bagaimana jika akun OS X tiba-tiba mengalami error yang terkadang dapat saja terjadi? Apalagi jika error yang dialami menyerang akun logon ke Macbook kesayangan.Akun Mac OS Korup
Berikut ini adalah tiga solusi yang dapat dilakukan. Ketiganya cukup rumit dilakukan awam, setidaknya tanpa instruksi di bawah ini.
Akun Administrator Backup
Sedia payung sebelum hujan! Jika Anda belum pernah mengalami isu ini bukan berarti tidak akan pernah mengalami. Buat dua akun administrator, dimana satu akun akan menjadi backup logon ketika akun satu lagi sedang bandel.
Singkirkan Cache File
Jika error sudah terjadi dan Anda belum punya backup akun administrator, jangan khawatir. Anda dapat mencoba menyingkirkan file cache pada Safe Mode. Di sini Anda akan diajak untuk menjadi hacker Macbook Anda sendiri. Untuk masuk ke Safe Mode, boot Macbook Anda. Ketika nada pembuka sudah dimulai, tekan dan tahan tombol Shift. Lepas ketika Anda melihat ikon Apple dan loading gear tampil.Akun Mac OS Korup
Ketika sudah masuk, buka Finder dan tekan Cmd + Shift + G. Ketikkan perintah ini: ~/Library/Caches ke dalam box. Singkirkan semua cache files tersebut. Ada baiknya Anda membuat backup dari cache ini sebelum disingirkan, jika sewaktu-waktu dibutuhkan Anda dapat meletakkannya kembali ke sini.
Cari dan Singkirkan Preference File
Solusi satu ini cukup memakan waktu, tapi bisa menjadi efektif. Kembali masuk ke Safe Mode, Finder, dan Cmd + Shift + G. Kali ini masukkan perintah: ~/Library/Preference ke box. Pindahkan file yang ada satu per satu ke tempat lain (jangan dihapus!) Lakukan reboot dan lihat apakah akun sudah dapat diakses. Ulang terus sampai akun tidak error lagi.
Jalan Buntu?
Jika tiga solusi di atas tidak dapat dilakukan, maka kini saatnya Anda melakukan reinstall Mac OS X. Sampaikan selamat tinggal pada data Anda. Setidaknya hal ini lebih baik ketimbang memiliki Macbook rusak.
Jika Anda masih ingin mencoba, ada baiknya membawa ke Apple Care. Biasanya, mereka dapat menyelesaikan isu software dengan cukup jitu.


Read more: http://blog.fastncheap.com/solusi-darurat-ketika-akun-os-x-mendadak-tidak-berfungsi-atau-korup/#ixzz2zqWp0lST

Cara Back Up dan Restore Registry

Panduan Bagaimana Melakukan Back Up dan Restore Registry di Windows XP

Dukungan untuk Windows XP memang akan segera ditutup oleh Microsoft, meskipun begitu masih banyak sekali penggemar sistem operasi ini dikarenakan kecepatan dan kesederhanaan yang dimiliki. Saat ini Microsoft sepertinya hanya memperhatikan update terbaru untuk Windows 7 dan 8, wajar memang karena produk terbaru ini telah disematkan ke sebagian besar perangkat komputer terbaru baik di dunia maupun di Indonesia.
Backup dan restore registry di Windows XP
Tetapi di Indonesia masih ada jutaan pengguna yang setia dengan Windows XP dan tak mau beranjak ke sistem terbaru. Entah karena enggan dengan masa transisi yang membutuhkan waktu, atau memang terkendala harga yang mahal. Nah, untuk Anda pengguna XP, beberapa hari ini kita banyak membahas tips dan trik yang melibatkan registry editor, bisa dibilang hampir seluruh artikel di minggu ini selalu melibatkan registry editor.
Untuk itu, saya akan berikan panduan bagaiman melakukan back up dan restore registry khusus untuk komputer yang masih menggunakan sistem operasi Windows XP.

Backup Registry di Windows XP

  • Jalankan fungsi RUN dengan menekan tut Windows dan R, kemudian ketikkan perintah ini: %SystemRoot%\system32\restore\rstrui.exe, perintah ini akan membuka system restore.
Cara mudah bacup registry Windows XP
  • Pilih Create a restore point kemudian klik tombol Next.
Proses backup registry di Windows XP
  • Beri nama restore point Anda kemudian klik tombol Create dan tunggu konfirmasi bahwa restore point telah berhasil dibuat beserta dengan tanggal pembuatan.
Restore point dari Windows XP

Me-restore Registry ke Windows XP

  • Kembali jalankan fungsi RUN dan ketik perintah: %SystemRoot%\system32\restore\rstrui.exe
  • Kemudian pilih  ”Restore my computer to an earlier time” dan klik tombol Next untuk melanjutkan proses restore.
Mengembalikan registry Windows ke pengaturan semula
  • Pada layar tanggal, klik tanggal yang ditandai dengan huruf tebal dan warna mencolok, pada list yang muncul Anda klik restore point yang Anda buat pada proses backup tadi. Setelah itu klik tombol Next untuk memulai proses restore, biarkan sistem bekerja dan tunggu konfirmasi tanda restore telah selesai.
Memilih backup resgitry yang sesuai dengan kondisi system
  • Proses restore telah selesai, klik OK dan selesai.
Proses restore registry Windows dari hasil backupItu tadi cara back-up dan restore registry untuk sistem operasi Windows XP yang bisa anda implemenasikan pada komputer Windows XP anda. Di episode berikutnya, saya akan mengulas tips yang sama tetapi untuk sistem operasi Windows Vista, Server 2008 dan Windows 7. Apakah caranya berbeda? Jelas dong, tunggu di episode berikutnya.


Read more: http://blog.fastncheap.com/panduan-bagaimana-melakukan-back-up-restore-registry-windows-xp/#ixzz2zqWBtekt

Cara Menambah RAM Menggunakan Flashdisk

Cara Menambah RAM Menggunakan Flashdisk


Cara Membuat atau Menambah RAM dari Flashdisk di Windows adalah yang akan kita bincangkan kali ini. Seperti yang kita tahu nih, Komputer memang sangat membutuhkan peranan dari RAMDan Apa RAM itu ? RAM atau Random Access Memory adalah memori yang berguna untuk mengalokasikan berapa banyak memori yang akan digunakan oleh suatu aplikasi yang berjalan di Komputer. Jika Komputer mempunyai RAM yang mempunyai kapasitas banyak, mungkin aplikasi yang berjalan di Komputer akan berjalan normal dan Komputer kita tidak akan terasa lambat. Namun jika ternyata RAM yang ada di Komputer kita hanya mempunyai Memori yang sedikit, tentunya akan sangat berpengaruh terhadap aplikasi yang sudah terinstal di Komputer kita, yaitu prosesnya lambat atau tidak maksimal. Sangat disayangkan kalo itu terjadi.

Untuk mengantisipasinya, kita bisa menambah kapasitas RAM computer. Namun untuk menambah RAM computer,biasanya kita akan dikenakan biaya sekitar 100 ribu rupiah bahkan lebih. Ada alternative lain jika sahabat ingin membuat RAM virtual untuk computer sahabat, yaitu menggunakan flashdisk. Berikut akan dijelaskan mengenai cara membuat RAM dari flashdisk di Windows tanpa bantuan dari software.

Sebelumnya ada hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan flashdisk menjadi RAM, yaitu :
  • Jangan mencabut flashdisk atau menggunakan flashdisk jika flashdisk sedang digunakan sebagai RAM virtual.
  • Gunakan flashdisk dengan kapasitas minimal 255 MB dan maksimal 4GB.
  • Jika RAM computer dirasa sudah cukup, jangan menggunakan flashdisk sebagai RAM virtual computer.
  • Jangan terlalu sering menggunakan flashdisk untuk RAM.
Jika sahabat sudah mengetahui hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan flashdisk untuk RAM, silakan sahabat baca tutorial untuk membuat flashdisk menjadi RAM computer sebagai berikut:
  • Langkah pertama, siapkan flashdisk yang akan  digunakan sebagai RAM virtual. Kemudian colokkan ke computer sahabat.
  • Tunggu hingga computer sahabat mendeteksi flashdisk. Setelah itu buka windows explorer, klik kanan pada device flashdisk pilih properties.


  • Pada jendela properties, pilih tab ReadyBoost. Tunggu hingga beberapa saat, karena computer akan mengecek apakah flashdisk anda memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai RAM virtual. Jika RAM anda memenuhi, maka computer akan menyediakan ceklist.
  • Jika flashdisk sahabat tidak memenuhi kapasitasnya karena penuh dengan data atau program, sahabat bisa memindahkan sementara data atau program tersebut dari flasdisk ke komputer. 
  • Pilih atau centang pada pilihan Use this device, lalu atur kapasitas yang ingin anda gunakan untuk RAM.

  • Lalu klik Apply, kemudian OK.

Kini flashdisk anda sudah berfungsi menjadi RAM virtual. Cara ini juga bisa berfungsi pada kartu memori (eksternal memory) seperti SD card atau Memory Stick Micro. Selamat mencoba! 
Note:
Jika kita ingin menyudahi flashdisk sebagai RAM, tinggal klik pada bagian Do not use this device pada pilihan seperti yang terlihat pada gambar di atas.
Sekian Semoga Bermanfaat

Newer Posts Older Posts Home
Powered by Blogger.